Haruskah aku menyalahkan mentari,
Yang dengan sinarnnya memancarkan indah wajahmu?
Atau, aku harus memarahi rembulan,
karena cahaya purnamanya menyinari aura kecantikanmu?
Salahkah aku yang hanyut akan pesonamu?
yang terletak di antara dua bola mata yang anggun,
hingga hasrat membabi buta, tak kenal malam, pagi, siang
aku hanyut dalam kerinduan.
Jadi, siapakah yang salah?
Dirimu, dengan segala keindahan
atau diriku, dengan setiap kerinduan?
Apakah setuju,
Jika keindahanmu
bila kerinduanku
bersatu?
tawarku, kita akan menari bersama, merangkai mawar merah,
dan membuat dunia indah apa adanya.
__Ini puisi saya buat waktu SMA, waktu dulu saya jatuh cinta pertama kali sama dia.(aseeeeek)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar